Deteksi Dini Diabetes Mellitus Sebagai Upaya Pencegahan Penyakit


01/02/2021


Penyakit kencing manis (Diabetes Mellitus (DM)) merupakan salah satu ancaman kesehatan global yang sering diikuti berbagai komplikasi yang berdampak pada kualitas sumber daya manusia serta peningkatan biaya kesehatan yang cukup besar di lingkungan keluarga dan negara. Upaya pencegahan DM yang semakin naik prevalensinya dari tahun ke tahun menjadi hal yang harus diperhatikan.

Pada dasarnya penyakit DM secara umum dapat dibagi menjadi dua tipe yaitu DM tipe 1 dan DM tipe 2. Namun penyakit DM pada beberapa pasien, tidak dapat dibedakan secara jelas apakah tergolong tipe 1 atau tipe 2. Umumnya, pasien yang tergolong menderita DM tipe 1 memiliki karakteristik DM tipe 2, hal ini dimungkinkan karena sebenarnya pasien tersebut menderita DM tipe 1 yang perkembangannya berjalan lambat sehingga karakteristiknya kurang nampak jelas. Pada serum darah penderita DM tipe 1 dapat ditemukan adanya beberapa antibodi salah satunya yaitu Anti-Glutamic Acid Decarboxylase (anti GAD65) yang memiliki sensitivitas dan spesifisitas yang cukup tinggi. Pentingnya diadakan diagnosa dini pasien DM pada fase pra-penyakit adalah agar dapat membedakan secara jelas antara DM tipe 1 dan DM tipe 2 sehingga dapat segera dilakukan tindakan pencegahan penyakit yang tepat. Penundaan terapi dapat berakibat timbulnya berbagai macam komplikasi penyakit pada pasien. Pemeriksaan yang dilakukan menggunakan metode dengan akurasi yang cukup tinggi saat ini tidak dapat dilakukan secara rutin di sebagian besar atau bahkan di semua laboratorium di Indonesia. Hal ini dikarenakan harga untuk pemeriksaan ini amat mahal (±150$/pemeriksaan) dan jarang ditemukan di pasaran. Oleh sebab itu produksi bahan yang mampu mendeteksi dengan akurasi tinggi dan biaya yang cukup rendah diperlukan. Hasil penelitian diharapkan dapat menjelaskan  DM tipe 1 berdasarkan marker imunologis yang dipakai untuk mendeteksi pengaruh kerusakan sel b pankreas yaitu anti-GAD65 dan dapat  ditindaklanjuti atau sebagai  kit diagnostik.

Biosains Rapid Test GAD65 adalah rapid test untuk mendeteksi penyakit Diabetes Mellitus (DM) Tipe 1 dan Latent Autoimmune Diabetes in Adult (LADA) yang berbasis reverse flow immunochromathography technique. Deteksi dilakukan terhadap autoantibodi GAD65 yang merupakan marker atau penanda adanya kerusakan sel beta pankreas yang merupakan sel yang bertanggung jawab untuk mensintesis dan mengeluarkan insulin. Hormon Insulin sendiri berfungsi untuk menurunkan kadar gula dalam darah. Biosains Rapid Test GAD65 mampu medeteksi awal terjadinya autoimmune diabetes sehingga dapat digunakan pada semua umur. Biosains Rapid Test GAD65 merupakan skrining awal terhadap penyakit DM, khususnya pada keluarga yang memiliki riwayat DM agar tidak berlanjut menjadi penderita DM.

Biosains Rapid Test GAD65 yang diproduksi oleh KPRI-Institut Biosains Universitas Brawijaya (UB) telah memenuhi syarat dan layak mendapatkan sertifikat Cara Pembuatan Alat Kesehatan yang Baik (CPAKB) dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dengan Nomor FK.01.04/VI/096/2020. Kit ini didistribusikan oleh PT. Bio Farma dengan NIE AKD 20101910808.

Produk Biosains Rapid Test GAD65 tersedia dalam kemasan 1 box isi 5 atau 10 yang dilengkapi dengan buffer A dan B, penjepit kit dan juga petunjuk penggunaan. Pemesanan produk Biosains Rapid Test GAD65 dapat menghubungi marketing PT. Bio Farma, Jusef (+628172320217) atau Dimas (+628121588959).

 

Referensi :

Maedler K, Spinas GA, Lehmann R, Sergeev P, Weber M, Fontana A, et al. 2001. Glucose induces beta cell  apoptosis  via  up  regulation  of  the  Fas receptor in human islets. Diabetes; 50: 1683-90.

PERKENI , 2019 Pedoman Pengelolaan dan Pencegahan Diabetes Melitus Tipe 2 Dewasa Di Indonesia, Perkeni Jakarta

Riset Kesehatan Dasar (RISKESDAS) Tahun 2018

Roberto T, Massimo P. 2011. GAD65 autoantibodies and its role as biomarker of Type 1 diabetes and Latent Autoimmune Diabetes in Adults (LADA). Drugs Future.2011 November ;36(11) : 87

Schwatrz SS, Solomon E, Barbara EC, Struan FA, James RG, Richard BA. The Time is right for a new classification system for diabetes rationale and implications of the b-cell-centric classification schema. Diabetes Care. 2016; 39;179-86

Asosiasi Produsen Alat Kesehatan Indonesia

 

Contact Us

Jl. Surabaya No. 54 – Jakarta Pusat - Indonesia
(021) 310-1825